Bakti Ramadan 1447 H sebagai Wujud PkM Mahasiswa Prodi HES IAI AL-AZIS
Kegiatan ini merefleksikan nilai ta‘āwun, amanah, keadilan distributif, dan kemaslahatan sosial dalam praksis Pengabdian kepada Masyarakat mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.
Bakti Ramadan 1447 H Ma’had Al-Zaytun menjadi salah satu momentum pengabdian sosial yang mempertemukan nilai keislaman, kepedulian kemanusiaan, dan keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan masyarakat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) IAI AL-AZIS turut ambil bagian secara aktif dalam pendistribusian paket bantuan kepada para mustahik di wilayah sekitar.
Sebanyak 9 mahasiswa Prodi HES terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, yaitu Fitria Insani, Fuad Arrasyid Almubarok, Roby Kurniawan, Amirudin, Nahlia Puteri Madini, Moch Trisq Arsyl Mufid, Zaki Al Faiz, Fadillah Nur Fauziyah, dan Maharani Aulia Rahma. Penugasan mereka tersebar pada beberapa desa di 4 kecamatan, yakni Gantar, Kroya, Haurgeulis, dan Trisi. Jumlah distribusi yang ditangani mahasiswa HES mencapai 325 paket untuk 325 mustahik, dengan isi paket berupa beras 5 kilogram dan gula 2 kilogram bagi setiap penerima manfaat. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
- Jumlah mahasiswa terlibat: 9 orang
- Cakupan wilayah: beberapa desa di 4 kecamatan
- Jumlah paket yang didistribusikan: 325 paket
- Jumlah penerima manfaat: 325 mustahik
- Isi paket: beras 5 kg dan gula 2 kg
- Waktu pelaksanaan: Sabtu, 7 Maret 2026
Keterlibatan mahasiswa HES dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak berhenti pada dimensi teoritis di ruang kelas, tetapi juga bergerak ke ruang praksis sosial. Mahasiswa hadir dalam proses distribusi, pendampingan lapangan, interaksi dengan masyarakat, serta penyerahan bantuan kepada penerima manfaat. Pada titik ini, kegiatan Bakti Ramadan dapat dipahami sebagai bentuk implementasi nilai ta‘āwun, amanah, keadilan distributif, dan tahqīq al-maslahah dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah.
Bakti Ramadan 1447 H sendiri merupakan program sosial berskala besar yang diarahkan untuk membantu masyarakat pada bulan Ramadan. Kegiatan yang diselenggarakan pada 7 s.d 9 Maret 2026 tersebut menjadi rangkaian distribusi kebutuhan pokok, dengan cakupan 4.100 paket, di mana setiap paket berisi beras 5 kilogram dan gula 2 kilogram. Secara total distribusi paket Bakti Ramadan Ma’had Al-Zaytun pada tahun ini mencapai 20.920 paket beras 5 kilogram dan 8.368 paket gula 2 kilogram, dengan volume beras yang disalurkan melebihi 102 ton.
Substansi kegiatan ini tidak hanya terletak pada penyaluran bantuan bahan pokok, tetapi juga pada ikhtiar membangun kepedulian sosial, menjaga martabat mustahik, dan memperkuat relasi kemanusiaan antara lembaga dan masyarakat. Dalam cakupan yang lebih luas, distribusi bantuan ini menunjukkan hadirnya pengabdian yang berorientasi pada kemanfaatan riil, pelayanan sosial, dan penguatan solidaritas pada momentum Ramadan.
Dalam kerangka fikih muamalah, aktivitas ini dapat dibaca sebagai aktualisasi tanggung jawab sosial Islam melalui praktik distribusi bantuan yang tertib, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa mahasiswa HES memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat secara santun, terukur, dan bertanggung jawab. Pengalaman demikian sangat penting dalam pembentukan profil lulusan HES yang tidak hanya memahami norma-norma hukum ekonomi syariah secara konseptual, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan realitas sosial kemasyarakatan.
Dengan demikian, keterlibatan mahasiswa Prodi HES dalam Bakti Ramadan 1447 H Ma’had Al-Zaytun patut dipandang sebagai bagian dari penguatan PkM mahasiswa berbasis nilai syariah dan kemaslahatan sosial. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Prodi HES IAI AL-AZIS untuk membangun kultur akademik yang berpadu dengan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Dalam perspektif pengembangan mutu program studi, kegiatan semacam ini juga relevan untuk dikaitkan dengan penguatan portofolio kemahasiswaan, rekam jejak pengabdian, dan pembuktian keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas sosial-keilmuan yang berdampak. Oleh karena itu, publikasi kegiatan ini di laman resmi Prodi HES bukan hanya berfungsi sebagai dokumentasi institusional, tetapi juga sebagai bagian dari narasi akademik yang mendukung penguatan citra, relevansi, dan diferensiasi misi program studi.

0 Komentar