Prodi HES IAI AL-AZIS Dukung Demokrasi Mahasiswa melalui Pemilihan Ketua HIMMA HES Dharma Bakti IV
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kultur organisasi dan kepemimpinan mahasiswa melalui kegiatan Pemilihan Ketua HIMMA HES Dharma Bakti IV. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh mahasiswa HES sebagai bagian dari proses kaderisasi, pendidikan demokrasi, serta penguatan partisipasi mahasiswa dalam organisasi intra-program studi.
Dalam proses pemilihan ini, mahasiswa diberikan ruang untuk mengenal visi, misi, dan program kerja para calon ketua HIMMA HES. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, terdapat tiga kandidat yang mengikuti kontestasi, yaitu Fuad Arrasyid, Saskiah Amanah, dan Shofi Eka Romandhoni. Proses ini tidak hanya menampilkan kompetisi elektoral mahasiswa, tetapi juga memperlihatkan adanya pembelajaran kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi publik, dan etika organisasi yang menjadi bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa HES.
Kegiatan pemilihan berlangsung dengan tertib dan partisipatif. Mahasiswa mengikuti forum, menyimak pemaparan kandidat, dan terlibat dalam proses penentuan pilihan secara demokratis. Dari hasil rekapitulasi suara yang ditampilkan dalam diagram pemilihan, tercatat 45 suara masuk, dengan perolehan Fuad Arrasyid sebesar 46,7%, Saskiah Amanah 33,3%, dan Shofi Eka Romandhoni 20%. Berdasarkan hasil tersebut, Fuad Arrasyid terpilih sebagai Ketua HIMMA HES DB IV Periode 2026.
Pemilihan ini tidak hanya bermakna sebagai pergantian kepemimpinan organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai wahana pembinaan soft skills yang relevan dengan pendidikan tinggi. Mahasiswa belajar mengenai mekanisme organisasi, legitimasi kepemimpinan, penyusunan visi kelembagaan, serta pentingnya integritas dalam proses pemilihan. Dalam konteks ini, organisasi mahasiswa bukan sekadar arena aktivitas nonakademik, tetapi juga laboratorium sosial untuk menumbuhkan kapasitas kepemimpinan, kedewasaan berorganisasi, dan kemampuan mengambil keputusan secara kolektif.
Dari perspektif penjaminan mutu, kegiatan ini relevan dengan kerangka akreditasi program studi. BAN-PT menegaskan bahwa IAPS 4.0 berorientasi pada output dan outcome, yang dianalisis melalui LED dan LKPS, serta memuat 9 kriteria penilaian. Di antaranya, kegiatan ini paling dekat dengan Kriteria 3 (Mahasiswa), Kriteria 2 (Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama), serta secara kontekstual mendukung Kriteria 6 (Pendidikan) karena berkontribusi pada pembentukan pengalaman belajar yang memperkuat kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, dan budaya organisasi mahasiswa.
Secara evaluatif, kegiatan pemilihan Ketua HIMMA HES Dharma Bakti IV dapat diposisikan sebagai eviden adanya pembinaan organisasi kemahasiswaan yang sehat, partisipatif, dan berkelanjutan di lingkungan Prodi HES. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa program studi tidak hanya fokus pada capaian akademik formal, tetapi turut memberi ruang bagi pengembangan kapasitas mahasiswa pada dimensi kepemimpinan, tata kelola organisasi, dan pembiasaan nilai-nilai demokratis. Pembinaan semacam ini penting dalam mendukung suasana akademik yang kondusif dan penguatan karakter lulusan.
Melalui kegiatan ini, Prodi HES IAI AL-AZIS menegaskan dukungannya terhadap regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas, visioner, dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Diharapkan, kepengurusan baru HIMMA HES Dharma Bakti IV mampu menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang lebih aktif, konstruktif, dan selaras dengan penguatan budaya akademik di lingkungan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.




0 Komentar