Refleksi Akhir Semester Ganjil 2025-2026: Mengukuhkan Integritas Syariah dan Kompetensi Digital di Prodi HES

(Gambar 1: Suasana Pembelajaran pada semester Ganjil 2025 - 2026

Menutup tirai Semester Ganjil Tahun Akademik 2025-2026, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan. Semester ini menjadi momentum penting di mana kurikulum berbasis kompetensi (OBE) benar-benar diuji dan diterapkan secara holistik.

Berdasarkan rekapitulasi data akademik semester ini, kami dengan bangga membagikan potret dinamika perkuliahan di lingkungan Prodi HES sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.

1. Stabilitas dan Regenerasi Mahasiswa

Semester Ganjil 2025-2026 mencatatkan komposisi mahasiswa yang dinamis. Grafik di bawah ini menunjukkan estimasi sebaran mahasiswa aktif dari tingkat pertama hingga tingkat akhir.

(Gambar1: Grafik Estimasi Jumlah Mahasiswa Aktif per Semester Ganjil 2025-2026)
Terlihat bahwa regenerasi mahasiswa baru (Semester 1) berada pada angka yang stabil dan ideal untuk efektivitas kelas, yakni sekitar 30 mahasiswa. Hal ini memungkinkan interaksi dosen-mahasiswa yang intensif.

Sementara itu, lonjakan signifikan terlihat pada mahasiswa tingkat akhir (fase Skripsi) yang mencapai angka 84 mahasiswa. Ini menunjukkan tingginya tingkat produktivitas akademik di akhir semester ini, di mana mayoritas mahasiswa senior sedang merampungkan tugas akhir mereka untuk segera berkontribusi di masyarakat.

2. Kurikulum Hibrida: Menjawab Tantangan Industri Halal Digital

Salah satu sorotan utama pada evaluasi semester ini adalah keberhasilan integrasi kurikulum. Kami tidak hanya mengajarkan hukum Islam tekstual, namun memadukannya dengan kebutuhan pasar kerja modern.

(Gambar 2: Proporsi Kategori Mata Kuliah pada Semester Ganjil 2025-2026)
Seperti terlihat pada diagram di atas, walaupun porsi mata kuliah Hukum & Syariah tetap menjadi fondasi utama, Prodi HES memberikan porsi yang signifikan pada kategori Ekonomi & Skill Teknis.

Kehadiran mata kuliah seperti Dunia Digital, Pengenalan Pemrograman, hingga Akuntansi Perbankan Syariah di semester ini membuktikan bahwa lulusan HES dipersiapkan untuk menjadi praktisi hukum yang melek teknologi (tech-savvy). Kita tidak ingin lulusan hanya paham fiqih, tapi gagap saat berhadapan dengan fintech syariah.

3. Dedikasi Tenaga Pengajar

Kesuksesan Semester Ganjil 2025-2026 tentu tidak lepas dari peran para dosen pengampu yang berdedikasi tinggi.

(Gambar 4: Sebaran Beban Mengajar Dosen Semester Ganjil 2025-2026)
Grafik di atas menggambarkan distribusi beban mengajar para dosen kita. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak Agus Rojak Samsudin, Bapak Rizal Maulana, Bapak Fikri Halfia Ramadlan, serta seluruh dosen yang telah bekerja keras membimbing mahasiswa, mulai dari mata kuliah dasar hingga bimbingan skripsi yang intensif.

Penutup: Menatap Semester Genap

Evaluasi data Semester Ganjil 2025-2026 ini memberikan optimisme baru bagi kita semua. Dengan fondasi kurikulum yang kuat dan antusiasme mahasiswa yang tinggi, Prodi Hukum Ekonomi Syariah siap menyongsong semester depan dengan inovasi yang lebih baik lagi.

Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika atas kerja kerasnya selama satu semester ini. Selamat menikmati libur semester, dan sampai jumpa di Semester Genap!

Ditulis oleh: Admin Prodi Hukum Ekonomi Syariah

0 Komentar